#kerajaan

to travel is to live

#kerajaan
Home » #kerajaan - Hi NEWS
MATAHARI DUA WAJAH: Antara Mataram NKRI dan Mataram Paugeran
Ada sebuah pertanyaan yang tidak berani diajukan secara terbuka oleh hampir siapa pun di Yogyakarta, apakah yang dilakukan Sri Sultan Hamengkubuwana X sejak 2015 adalah sebuah revolusi diam-diam terhadap Mataram sendiri? Dan jika iya apakah rakyat Yogyakarta benar-benar memilih untuk tahu? Pertanyaan ini bukan soal siapa yang pantas naik takhta. Ini bukan soal GKR Mangkubumi layak atau tidak. Ini adalah soal yang jauh lebih mengguncang, apakah sebuah dinasti boleh mendefinisikan ulang dirinya sendiri secara sepihak, dari atas tanpa persetujuan rakyat yang telah merawatnya selama berabad-abad? Dan di balik dua kubu yang sering disederhanakan sebagai 'pro-sultanah' versus 'pro-paugeran', ada sebuah perang
Catatan kuno Tamil Mengenai Kerajaan Bernama Jawa sekitar Abad ke-2
Dalam Text Kuno Tamil Manimekalai dituliskan perjalanan seorang Biksuni ke Kerajaan Jawadwipa pada abad ke-2/3, yang mana saat itu dipimpin oleh PunyaRaja anak dari BhumiChandra, Nama Ibukota kerajaan Jawa tersebut adalah Nagapuram atau "kota para Naga". Text Tamil tersebut adalah bukti penting tentang adanya kerajaan Besar Di Jawa tempat Para Naga (Nagapuram), pada era sebelum abad ke-4, dimana kerajaan ini lebih tua dari kerajaan Gunung (Fu-nan). Dalam catatan Tamil Raja Kerajaan Jawa abad ke-2/3 ini dikenal sebagai pengikut Indra yg juga dikenal sebagai Vajradhara (Pemegang Petir), dan bisa dikaitkan dengan "Vajradhara" pada prasasti Lumbung. Keberadaan Nagapuram juga bisa dikuatkan lewat