KLATEN – Puluhan siswa-siswi Kristiani SMPN 4 Klaten mengikuti kegiatan pembinaan iman yang berlangsung khidmat di Aula sekolah pada Kamis (12/3/2026). Mengusung tema besar "Mengenal Diri Sendiri, Sesama, dan Allah", kegiatan ini dirancang untuk memperkuat fondasi spiritual dan kepekaan sosial siswa di tengah dinamika masa remaja.

Acara yang dipandu oleh narasumber utama, Frater Januarius Murdi Pangestu, diawali dengan sesi puji-pujian yang meriah. Suasana penuh syukur tersebut menjadi pengantar yang efektif sebelum memasuki materi inti yang bersifat reflektif.
Menumbuhkan Empati Melalui Etika Berbagi
Pada sesi pertama, Fx. Pardiman memberikan refleksi mendalam mengenai pentingnya menghargai setiap berkat yang diterima, khususnya dalam bentuk makanan. Beliau menyoroti fenomena gaya hidup konsumtif yang seringkali mengabaikan nasib sesama yang berkekurangan.
Dua narasi inspiratif dibagikan untuk menggugah nurani siswa:
Kisah Fitri: Seorang siswi yang gigih mengumpulkan sisa makanan layak konsumsi demi ibunya yang sedang sakit.
Disiplin Konsumsi Global: Praktik denda atas sisa makanan di restoran luar negeri yang dananya dialokasikan untuk penanganan kelaparan.
"Setiap butir nasi atau potongan roti yang kita buang secara sia-sia sebenarnya adalah hak milik mereka yang sedang berjuang melawan kelaparan," tegas Fx. Pardiman di hadapan para siswa.
Refleksi Simbolis: Menemukan Identitas di Hadapan Tuhan
Memasuki sesi kedua, Frater Januarius mengajak peserta masuk ke dalam momen kontemplasi diiringi musik meditatif. Siswa diminta merefleksikan jati diri mereka melalui simbol visual. Beberapa siswa memberikan testimoni menarik terkait makna spiritual dari simbol yang mereka buat:
Nama Siswa Simbol Makna Spiritual
Gressita Akar Pohon Iman yang kuat sebagai fondasi agar tidak mudah goyah atau jatuh dalam dosa.
Putri Anggrek Putih Simbol kesucian hati yang harus senantiasa dijaga oleh setiap manusia.
Videla Batu Pondasi kokoh agar tidak mudah terpengaruh oleh bujuk rayu negatif.
Bernadet Pemandangan Representasi Tuhan sebagai Sang Sumber Hidup, layaknya oksigen bagi manusia.
Membangun Generasi Cerdas dan Beriman
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai komitmen untuk mengaplikasikan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pembinaan ini, SMPN 4 Klaten berharap para siswa tidak hanya unggul secara akademis, namun juga memiliki kedalaman spiritual dan kepedulian sosial yang tinggi (integritas moral). ( Iwan Tan / Fx. Pardiman)

