Uncategorized

to travel is to live

Uncategorized
Home » Uncategorized  » 
“DIMANAKAH ENGKAU”?
Jika Tuhan Mahatahu, mengapa Ia masih bertanya? Pertanyaan Tuhan kepada Adam, “Di manakah engkau?” setelah Adam melanggar perintah di Taman Eden, sering kali menimbulkan tanda tanya. Adakah Tuhan tidak mengetahui keberadaan Adam, perbuatannya, bahkan isi hatinya? Jawabannya bukan karena Tuhan tidak tahu. Pertanyaan itu adalah bentuk kasih dan panggilan pertobatan. Panggilan yang bernada pencarian terhadap Adam dan Hawa adalah panggilan pemulihan yang menuntut keterbukaan dan kejujuran Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, manusia cenderung bersembunyi, takut, dan menjauh dari Tuhan. Tuhan rindukan penyelesaian lewat pertemuan pribadi dengan-Nya. Tuhan tidak senang seseorang yang jatuh dalam dosa semakin terasing bahkan bersembunyi menutupi
MAJAPAHIT MENGUASAI 2/3 DUNIA IMPERIUM PENJAJAH KELAS KAKAP
Kekuasaannya membentang ketimur hingga Mongol Cina, membentang ke barat hingga Madagaskar Afrika Catatan resmi : Wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit sangat luas, mencakup hampir seluruh Nusantara (Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua) dan meluas hingga Asia Tenggara (Singapura, Malaysia, Brunei, Thailand Selatan, sebagian Filipina) pada masa kejayaannya di bawah Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada, dengan ibu kota pusatnya di Trowulan Kab. Mojokerto, Jawa Timur. Majapahit adalah kerajaan terbesar di Asia Tenggara pada masanya, menyatukan Nusantara secara politik, budaya, dan perdagangan. Ia jadi dasar ide persatuan Indonesia modern. ANDAIKAN INI DI BUAT FILM-NYA PASTI KEREN Sumber catatan tidak hanya dari pencatat
FESTIVAL PETANI MUDA SUKSES MENYITA PERHATIAN MASYARAKAT
SALATIGA — Tanggal 7 hingga 10 Agustus kemarin, Festival Petani Muda berjalan meriah dan sukses menarik antusiasme warga luas. Kegiatan ini digelar bersama berbagai lembaga masyarakat, kelompok seniman, aktivis, dan mahasiswa — lahir dari kepedulian nyata atas satu hal: semakin sedikitnya minat kaum muda untuk menjadi petani. Profesi petani kini makin sepi peminat, dan itulah yang menggerakkan mereka menyelenggarakan festival ini. Tujuannya sederhana namun bermakna besar: menjadi pemicu semangat, supaya kaum muda tak lagi merasa malu memilih profesi petani, bahkan ikut memajukan dan mengembangkan pertanian ke masa depan. Selama 4 hari penuh, suasana hidup dan berwarna. Penampilan musik, tarian tradisional,
Renungan Minggu 14-06-2026 – Mazmur 1:3
​2. Produktivitas yang Tepat Waktu ("Menghasilkan buahnya pada musimnya")​Analogi: Pohon tidak berbuah setiap hari tanpa henti. Ada musim untuk bertumbuh, musim berbunga, dan musim berbuah.​Cara Berpikir: Analogi ini mengajarkan tentang kesabaran dan proses. Keberhasilan tidak terjadi dalam semalam (instant). Ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mematangkan diri, dan ada waktu untuk menuai hasil. "Pada musimnya" berarti segala sesuatu akan indah dan berdampak maksimal jika melaui proses yang benar. ​3. Daya Tahan dalam Krisis ("Yang tidak layu daunnya")​Analogi: Ketika musim kemarau atau cuaca panas ekstrem datang, pohon lain mungkin kering dan mati, tetapi pohon ini tetap hijau dan segar.​Cara Berpikir:
Melihat Langsung Acara Budaya Wungon Selamatan Tebu Temanten Pabrik Gula Sragi Bersama Finalis Duta Wisata 2026 Kabupaten Pekalongan
Sragi ,28 Mei 2026 – Hi News Finalis Duta Wisata 2026 Kabupaten Pekalongan Nufara Primanda menghadiri acara wungon Selamatan Tebu temanten PG Sragi yang bertempat di Balai Pertemuan Pabrik Gula Sragi jalan Raya Sragi, gembyang, Sragi Kabupaten Pekalongan. Acara ini diadakan setiap tahun sekali sebelum Panen Raya Tebu atau sering disebut dengan pekerjaan Giling Tebu di Pabrik Gula Sragi, yang merupakan rangkaian acara selamatan Giling Pabrik Gula Sragi, selain Pasar malam, petik tebu temanten Putra dan putri, iring – iring Tebu temanten dan diakhiri dengan Istiqosah/ Selamatan Giling. Acara ini dihadiri oleh General Manager PG. Sragi, Staff dan juga beberapa
Jaka Purwanto : Festival Candi Kembar Bisa Jadi Event Berskala Internasional
KLATEN -- PJ. Sekertaris Daerah ( Sekda ) Klaten Jaka Purwanto, S.Sos, MM mengatakan bahwa Festival Candi Kembar di Desa Bugisan Prambanan Klaten akan menjadi event berskala internasional berbasis sejarah untuk kerukunan. Hal itu disampaikan Jaka Purwanto usai rapat koordinasi persiapan Festival Candi Kembar bersama FKUB Klaten Disbudpar , Kesbangpol, dan Satpol PP Klaten, Rabu ( 13/5/2026 ) yang lalu. Pj. Sekda Klaten Jaka Purwanto menjelaskan 3 alasan Klaten mendorong adanya Festival Candi Kembar di Desa Bugisan Prambanan bisa menjadi event berskala internasional antara lainCandi Sewu dan Plaosan adalah situs abad 9 yang menunjukkan tradisi toleransi Buddha-Hindu, relevan untuk dialog
MATAHARI DUA WAJAH: Antara Mataram NKRI dan Mataram Paugeran
Ada sebuah pertanyaan yang tidak berani diajukan secara terbuka oleh hampir siapa pun di Yogyakarta, apakah yang dilakukan Sri Sultan Hamengkubuwana X sejak 2015 adalah sebuah revolusi diam-diam terhadap Mataram sendiri? Dan jika iya apakah rakyat Yogyakarta benar-benar memilih untuk tahu? Pertanyaan ini bukan soal siapa yang pantas naik takhta. Ini bukan soal GKR Mangkubumi layak atau tidak. Ini adalah soal yang jauh lebih mengguncang, apakah sebuah dinasti boleh mendefinisikan ulang dirinya sendiri secara sepihak, dari atas tanpa persetujuan rakyat yang telah merawatnya selama berabad-abad? Dan di balik dua kubu yang sering disederhanakan sebagai 'pro-sultanah' versus 'pro-paugeran', ada sebuah perang
Lipiyus Biniluk :Momen Kenaikan Yesus Kristus Membangun Kebersamaan dan Menguatkan Kerukunan.
PAPUA --- Hi.news --Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Provinsi Papua Pendeta Lipiyus Biniluk mengatakan bahwa peringatan Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis, 14 Mei 2026, merupakan momen penting yang tidak hanya sakral secara religius bagi umat Kristiani, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk membangun kebersamaan dan menguatkan kerukunan di Indonesia.  Menurutnya berdasarkan SKB 3 Menteri, tahun 2026 menetapkan 14 Mei sebagai libur nasional dan 15 Mei sebagai cuti bersama, menciptakan long weekend yang memungkinkan refleksi bersama dan mempererat silaturahmi.  "Makna dan momen penting Kenaikan Yesus Kristus 2026 adalah memperkuat kebersamaan dan toleransi. Kenaikan Yesus Kristus membawa pesan harapan,
Naik Sepur Mini, Siswa Kristiani SMPN 4 Klaten Gelar Penyegaran Iman di Rowo Jombor: “Yesus yang Bangkit Menyertaimu Segala Masa”
Klaten, Sabtu 9 Mei 2026 – Sebanyak 38 siswa Kristiani SMPN 4 Klaten bersama 6 bapak ibu guru pendamping mengadakan kegiatan penyegaran iman ke Rowo Jombor, Krakitan, Bayat, Klaten, Sabtu (9/5/2026). Dari SMPN 4 Klaten menuju Rowo Jombor, rombongan berangkat bersama menggunakan kendaraan sepur mini. Suasana ceria dan penuh canda tawa mengiringi perjalanan. Bagi siswa, naik sepur mini bareng teman-teman jadi pengalaman iman pertama: belajar sehati seperjalanan. Kegiatan rohani ini mengusung tema “Yesus yang Bangkit Menyertaimu Segala Masa”. Di dalam perahu yang mengitari Rowo Jombor, para siswa diajak merenungkan penyertaan Tuhan dalam setiap gelombang kehidupan. Firman Tuhan disampaikan oleh Bapak
Pernahkah Anda bertanya, apa bukti arkeologis tertua di luar Alkitab yang menyebutkan tentang Bait Suci (Bait Allah) Salomo di Yerusalem?
Temuan ini sangat menarik: Ostrakon "Rumah TUHAN" (tulisan pada fragmen tanah liat) yang ditemukan di Tel Arad. Berasal dari abad ke-6 SM, artefak ini menjadi referensi ekstra-alkitabiah tertua yang mengonfirmasi keberadaan Bait Suci di Yerusalem. ​Ostrakon ini ditulis oleh seorang perwira militer Yehuda dalam bahasa Ibrani standar pada masa itu. Isinya berupa korespondensi administratif:​“Kepada tuanku Elyasib, kiranya YWH menanyakan kesejahteraanmu. Dan sekarang, berikan kepada Semaryahu satu takaran, dan kepada orang Keros itu satu takaran. Dan mengenai hal yang engkau perintahkan kepadaku: semuanya baik; ia tinggal di Rumah YWH.”​Mengapa temuan ini begitu krusial secara historis? ​Penyebutan "Rumah YWH" (House of YWH)
1 2 3 … 14