Dalam Text Kuno Tamil Manimekalai dituliskan perjalanan seorang Biksuni ke Kerajaan Jawadwipa pada abad ke-2/3, yang mana saat itu dipimpin oleh PunyaRaja anak dari BhumiChandra, Nama Ibukota kerajaan Jawa tersebut adalah Nagapuram atau "kota para Naga". Text Tamil tersebut adalah bukti penting tentang adanya kerajaan Besar Di Jawa tempat Para Naga (Nagapuram), pada era sebelum abad ke-4, dimana kerajaan ini lebih tua dari kerajaan Gunung (Fu-nan). Dalam catatan Tamil Raja Kerajaan Jawa abad ke-2/3 ini dikenal sebagai pengikut Indra yg juga dikenal sebagai Vajradhara (Pemegang Petir), dan bisa dikaitkan dengan "Vajradhara" pada prasasti Lumbung. Keberadaan Nagapuram juga bisa dikuatkan lewat
Berdasarkan informasi terbaru hingga tahun 2026, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi masih sangat konsisten dalam narasi "Revitalisasi Kejayaan Firaun" sebagai bagian dari upaya membangun identitas "Republik Baru" Mesir. Narasi ini digunakan untuk menggeser fokus dari Pan-Islamisme (era Ikhwanul Muslimin) menuju identitas sekuler yang berakar pada peradaban kuno Mesir, sekaligus memperkuat legitimasi otoriter militer di bawah kepemimpinannya. Berikut adalah poin-poin kunci keterkukuhan narasi tersebut: Pembangunan "Republik Baru" & Mega Proyek:El-Sisi terus mendorong proyek-proyek raksasa yang meniru ambisi Firaun dalam hal skala dan arsitektur. Ini termasuk Ibu Kota Administratif Baru (NAC), yang dirancang untuk menjadi pusat kekuatan modern, serta pengembangan zona ekonomi
Dulu, ketika Jazirah Arab masih berada di jaman kegelapan alias jahiliyah, kerajaan besar di Nusantara seperti Tarumanegara dan Kutai (abad ke-4) sudah menjalin diplomasi dagang dengan India dan Tiongkok. Sementara Jazirah Arab masih bergelut dengan konflik internal dan keterbatasan sumber daya gurun, Nusantara telah menjadi pusat perdagangan dan spiritual dunia melalui kerajaan-kerajaan maritimnya. Nusantara pada abad-abad awal masehi itu sudah sangat maju dalam teknologi perkapalan. Kapal-kapal besar (seperti Jung Jawa) telah mampu mengarungi samudra jauh sebelum bangsa Eropa tiba. Nusantara saat itu sudah mendunia sebagai satu-satunya sumber rempah-rempah (cengkih dan pala) yang menjadi barang paling mewah di pasar dunia saat
KLATEN – Hi-news -- Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten Jawa Tengah KH Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa penguatan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Kecamatan dan Desa di Jatinom Klaten menjadi bagian dari ikhtiar merawat kerukunan antar umat beragama di masyarakat. Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi dalam penguatan dan pembinaan PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan di aula kantor Kecamatan Jatinom, Klaten , Jawa Tengah, Kamis (23/4/2026). Camat Jatinom Kabupaten Klaten Agus Sunyata, S.SIT, MH. mengatakan bahwa untuk penguatan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB ) Kecamatan dan Desa di Jatinom sangat diperlukan dengan pembinaan dan pendampingan dari
KLATEN – Hi-news -- Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali bergema di tengah masyarakat. Menyambut Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April, PKK RW X Kampung Sidowayah, Kabupaten Klaten, menggelar lomba merias wajah dengan mengenakan busana kebaya nasional pada Senin (20/4). ​Acara yang dipusatkan di Balai RW X ini diikuti oleh 18 peserta yang merupakan perwakilan ibu-ibu PKK setempat. Suasana balai pertemuan yang biasanya tenang berubah menjadi penuh warna dan keceriaan saat para peserta hadir dengan balutan kebaya berbagai corak, mulai dari kutubaru klasik hingga kebaya modern yang modis. ​Uji Ketangkasan dan Estetika​Berbeda dengan lomba kecantikan pada umumnya, para peserta
KLATEN --- Hi-news -- Ketua Sedulur Ambulance Klaten (SAK) yang juga ketua komisi rekomendasi Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten Muh. Husni Thamrin mengatakan bahwa dibentuk SAK sebagai wadah komunitas relawan untuk meningkatkan koordinasi, mempererat kerukunan antar pengemudi/pengelola ambulans, serta meningkatkan pelayanan kemanusiaan yang cepat, aman, dan kompak di wilayah Klaten. Hal itu disampaikan Husni Thamin kepada sejumlah awak media usai pengukuhan SAK okeh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Minggu ( 19/4/2026 ) di Pendopo Pemkab Klaten. Menurutnya komunitas ini akan fokus pada respon cepat darurat medis dan sosial kemanusiaan secara sukarela. "Tujuan utama dibentuknya SAK adalah
KLATEN – Hi-news - Sebanyak 32 anak - anak Sekolah Dasar Negeri 3 Desa Glodogan Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten melakukan kunjungan belajar atau outing class ke Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama (PEKUB) di Komplek Ghra Bung Karno Klaten, Sabtu (18/4/2026). 32 anak didampingi 2 guru pendamping dan 15 pendamping dari orang tua ini antusias mengikuti kegiatan belajar di luar kelas untuk mengetahui lebih lanjut keberadaan rumah-rumah ibadah yang ada di komplek Ghra Bung Karno Klaten. Kegembiraan dan antusias anak-anak SD ini tampak sejak kedatangan mereka di depan Gedung Grha Bung Karno Klaten untuk melihat lebih jauh tentang Pusat Edukasi
Lahir di tengah bara perselisihan antarkelompok di wilayah Balige, Toba, sekitar tahun 1870-an, seorang bayi laki-laki diberi nama Si Alapiso, yang berarti "karena pisau". Nama ini merupakan penanda peristiwa kelam di mana ayahnya, Ompoe Gadja Bontar, meninggal dalam konflik perebutan sebuah pisau pusaka hanya empat bulan sebelum ia lahir. Tumbuh dalam lingkungan yang keras, Si Alapiso muda berkembang menjadi pribadi yang liar; ia gemar bermain judi dan terkadang mengambil barang milik orang lain di malam hari demi modal bermain. Keberanian dan keras kepalanya begitu terlihat hingga ia pernah lari dari rumah dan berniat memihak musuh hanya karena tidak terima ditegur
Di Indonesia, narasi "Iran dikeroyok" sangat laku keras. Banyak yang mengira Iran berjuang sendirian melawan Israel dan Amerika Serikat. Ini adalah kegagalan analisis. Secara geopolitik, Iran didukung penuh oleh infrastruktur militer Rusia dan pendanaan China. Jadi, ini adalah perang Blok Barat (2) vs Blok Timur (3). Namun, meskipun menang jumlah, Blok Timur menghadapi tembok besar yang mustahil ditembus yaitu Supremasi Teknologi Mutlak Israel. Dr. Tariq Al-Fahad (Pengamat Senior Geopolitik Timur Tengah) mengatakan: "Publik Indonesia perlu belajar melihat melampaui sentimen. Iran sama sekali tidak sendirian; mereka adalah ujung tombak Rusia dan China. Namun masalahnya, Rusia dan China sendiri kewalahan mengejar ketertinggalan
KLATEN – Hi-news -- Personel Koramil 19/Trucuk Kodim 0723/Klaten bersama warga Dukuh Kedungkiri, Desa Karangpakel, mengebut pembangunan Jembatan Garuda, Senin (13/4/2026). Jembatan sepanjang 26 meter ini akan menjadi akses utama yang menghubungkan Kecamatan Trucuk dan Kecamatan Bayat.​Saat ini, pengerjaan difokuskan pada pemasangan pondasi agar proyek selesai tepat waktu. Danramil 19/Trucuk, Kapten Inf Widoyo, menyatakan bahwa infrastruktur ini sangat krusial untuk memperlancar mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian. ​"Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat akan menjadi lebih mudah, aman, dan efisien," ujar Kapten Inf Widoyo saat memantau lokasi. Sinergi TNI dan masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan ekonomi antarwilayah di