
SALATIGA — Tanggal 7 hingga 10 Agustus kemarin, Festival Petani Muda berjalan meriah dan sukses menarik antusiasme warga luas. Kegiatan ini digelar bersama berbagai lembaga masyarakat, kelompok seniman, aktivis, dan mahasiswa — lahir dari kepedulian nyata atas satu hal: semakin sedikitnya minat kaum muda untuk menjadi petani.
Profesi petani kini makin sepi peminat, dan itulah yang menggerakkan mereka menyelenggarakan festival ini. Tujuannya sederhana namun bermakna besar: menjadi pemicu semangat, supaya kaum muda tak lagi merasa malu memilih profesi petani, bahkan ikut memajukan dan mengembangkan pertanian ke masa depan.
Selama 4 hari penuh, suasana hidup dan berwarna. Penampilan musik, tarian tradisional, pertunjukan teater, serta beragam hiburan lain hadir menghibur pengunjung. Selain itu, festival sekaligus menjadi wadah dukungan — membantu memajukan dan mempromosikan UMKM di lingkungan sekitar Salatiga.

Harapannya? Semangat yang dibawa festival ini terus menyebar ke seluruh penjuru. Bahwa bertani itu profesi yang mulia, layak dijalani, dan punya masa depan cerah di tangan generasi muda Salatiga. (Parikesit)

